Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Demonstran memprotes langkah baru Taliban mengambil alih secara paksa 3.000 rumah milik mantan komandan dan pasukan keamanan pemerintah Afghanistan sebelumnya.
Taliban telah memberi tahu sejumlah pemilik rumah supaya meninggalkannya, padahal mereka telah menempatinya lebih dari 30 tahun.
Mereka hanya diberi waktu tiga hari untuk meninggalkan rumah tersebut.
Sebelumnya, langkah serupa diambil Taliban di Daykundi, Panjshir dan Kunduz sebelumnya.
Protes di Kandahar terjadi pada saat Taliban telah melarang demonstrasi apa pun menyusul perlawanan rakyat yang dipimpin Ahmad Massoud di Panjshir.
Sebelumnya, PBB hari Jumat memperingatkan peningkatan kekerasan Taliban menghadapi protes damai yang dilakukan rakyat Afghanistan.(PH)
342/